Posts

KawahGunung Ijen - Blue Fire

Image
Kawah Gunung Ijen Tempat melihat Blue Fire Kawah Ijen adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5.466 Hektar. Danau kawah Ijen dikenal merupakan danau air asam kuat terbesar di dunia[1]. Kawah Ijen berada dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Fenomena eternal blue fire atau api biru abadi berada di dalam kawah Ijen, dan pemandangan alami ini hanya terjadi di dua tempat di dunia yaitu Islandia dan Ijen. Blue fire hanya dapat dilihat oleh mata manusia saat tidak ada cahaya, karenanya waktu ideal untuk melihatnya adalah jam 2 hingga jam 4 dinihari, karena pendakian Gunung Ijen baru mulai dibuka jam 2 dinihari. Dari Kawah Ijen, kita dapat melihat pemandangan gunung lain yang ada di kompleks Pegunungan Ijen, di antaranya adalah puncak Gunung Marapi yang berada di timur Kawah Ijen, Gunung Raung, Gunung Suket, dan Gunung Rante. K...

Keindahan Danau Kawah Kelimutu - 3 Warna

Image
Danau Kawah Kelimutu Danau Kawah Kelimutu di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur Indonesia dengan tiga danau yang warna airnya dapat berubah-ubah dalam jangka waktu tertentu yakni merah, biru, dan putih merupakan salah satu objek wisata populer di Indonesia. Danau Kelimutu yang berada di puncak Gunung Kelimutu, dihasilkan dari proses vulkanis gunung api. Dalam satu kawasan di ketinggian 1.640 dpl terdapat 3 danau kawah yang memiliki bentuk, kondisi hidrotermal, dan geokimia yang berbeda serta memiliki sebutan yang berbeda juga, yaitu: 1. Tiwu Nua Muri Koo Fai (Danau Pemuda dan Gadis) yang memiliki kedalaman sekitar 127      meter dengan luas sekitar 5,5 hektare. 2. Tiwu Ata Polo (Danau yang Mempesona) memiliki kedalaman 64 meter dengan luas 4      hektare. Danau itu diperkirakan menjadi salah satu sumber mata air Sungai Ria Mbuli. 3. Tiwu Ata Mbupu (Danau Orang Tua) dengan kedalaman 67 meter dan luasnya sekitar 4,5     ...

Karimun Jawa

Image
Wisata Eksotik Karimun Jawa Karimun Jawa Sejarah  Pulau Karimun  Jawa berasal dari sejarah yang menurut warga sekitar, pada abad ke-15 di Kudus terdapat Syekh Ja’far Shodiq yang terkenal dengan sebutan sunan kudus. Sunan kudus merupakan satu dari 9 wali songo yang terkenal sebagai wali yang mengajarkan agama Islam terutama di pulau Jawa. Beliau mengajarkan banyak manfaat dan ilmu terutama berkaitan dengan agama islam dan berhasil mendirikan kerajaan pertama yaitu kerajaan Demak. Sunan kudus merupakan penasehat sultan dan juga senopati perang. Karimun  berasal dari kata kremun atau berarti samar-samar, karena ketika menuju pulau tersebut dikatakan bahwa pulaunya terlihat kremun atau samar-samar. Sehingga Karimun  Jawa merupakan penegasan dari kata kremun yang artinya samar-samar. Inilah cerita awal yang dipercaya masyarakat mengenai Karimun  Jawa. Pulau Jawa yang disebabkan letaknya yang cukup jauh dari Pulau Jawa. Untuk mencapai Karimunja...

Raja Ampat - Surga Dunia untuk Traveler

Image
Kepulauan Raja Ampat Kepulauan Raja Ampat Asal Usul Raja Ampat Asal mula nama Raja Ampat menurut mitos masyarakat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir di antaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu. Dalam perjalanan sejarah, wilayah Raja Ampat telah lama dihuni oleh masyarakat bangsawan dan menerapkan sistem adat Maluku. Dalam sistem ini, masyarakat sekumpulan manusia. Tiap desa dipimpin oleh seorang raja. Semenjak berdirinya lima kesultanan muslim di Maluku, Raja Ampat menjadi bagian klaim dari Kesultanan Tidore. Setelah Kesultanan Tidore takluk dari Belanda, Kepulauan Raja Ampat menjadi bagian klaim Hindia Belanda. Kekayaan Sumber Daya Alam Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai ob...

Keindahan Danau Ranu Kumbolo

Image
Ranu Kumbolo, Surga Tersembunyi Di Kaki Mahameru Saat ini, aktivitas mendaki atau hiking sedang banyak diminati oleh para wisatawan. Tidak dipungkiri hal ini juga karena dampak sebuah film layar lebar yang diangkat dari novel best seller “5 CM”. Gara-gara film 5 CM ini, aktivitas hiking yang dulunya dianggap berbahaya dan membutuhkan training khusus, seolah terlihat mudah. Terlebih lagi di film ini menyuguhkan sinematografi keindahan Gunung Semeru yang selama ini tak banyak diketahui orang. Meledaknya film ini membuat banyak orang berbondong-bondong untuk mendaki Gunung Semeru. Pendakian mereka tidak semua sampai puncak. Kebanyakan mereka mendaki hingga sampai Ranu Kumbolo, kemudian berkemping di sana. Ranu Kumbolo adalah sebuah danau air tawar yang sering menjadi tempat transit bagi para pendaki Gunung Semeru. Terletak di ketinggian 2.400 mdpl, Ranu Kumbolo juga merupakan sumber air bersih bagi para pendaki. Dengan debit air yang berlimpah, danau ini menjadi tempat berkumpul b...